Jadi Murid Tuhan Yesus harus setia Hingga Akhir
1 Tesalonika 4: 9-12
Biarlah orang-orang kita juga belajar melakukan pekerjaan yang baik untuk memenuhi keperluan hidup yang pokok, kandang hidup mereka, jangan berbuah (Titus 3:14).
Rasul Paulus juga menekankan pentingnya kesetiaan dalam hidup sehari-hari. Ia meminta agar orang-orang percaya tinggal menetap, menciptakan kehidupan yang tenang, dan keluarga keluarga masing-masing.
Sebagian besar dari kita adalah orang-orang Kristen biasa yang menjalani kehidupan rutin. Namun, Allah menghendaki kita untuk menjadi murid-murid-Nya
DUNIA MENGUTAMAKAN KESUKSESAN
ALLAH MENGUTAMAKAN KESETIAAN
Tuhan memanggil dan memilih kita untuk bertumbuh dan berbuah bagi kemuliaan nama-Nya! (Yohanes 15: 16a). Agar dapat berbuah, kita harus tinggal di dalam Dia, dan Dia di dalam kita (Yohanes 15: 4). Oleh Roh-Nya yang maha kudus yang berdiam di dalam kita (Yohanes 14: 17b), kita dirawat agar berbuah lebih banyak (Yohanes 15: 2). Buah yang kita hasilkan oleh karya Roh-Nya di dalam kita disebut buah Roh, yaitu kasih, kebahagiaan, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,, kesetiaan, kelemahlembutan
adalah tanda kematangan pertumbuhan rohani kita di dalam Tuhan yang harus kita pelihara dengan tetap hidup dalam kekudusan menjelang kedatangan Yesus Kristus kembali (Filipi 1: 9-11).
Yesus datang kembali untuk mencari buah (Lukas 13: 6-9). "Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, dan tidak seorang pun mengambil mahkotamu." (Wahyu 3:11).
"Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan." (Wah
_Selamat pagi Saudaraku Tetaplah setia mengiring Yesus, mintalah Roh hikmat agar kumpulan kita boleh dijadikan saluran bagi sesama, selamat memasuki Bulan Desember bulan penuh Kedamaian Tuhan memberkati Amin Gbu semua
(Tonci Babys)


Komentar
Posting Komentar