Jangan Berbalik pada Dosa yang lama Walaupun kesulitan dan penderitaan sedang kita alami
Ibrani 10: 26-39
“Tetapi orang-Ku yang benar-benar akan hidup oleh iman, dan harus mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” (Ibrani 10:38)
Dosa adalah masalah yang sangat serius di hadapan Allah. Untuk menyelamatkan umat manusia yang berdosa, Allah mengutus Anak-Nya yang tunggal dan mati di atas kayu salib sebagai korban penghapus dosa. Penulis surat Ibrani sedang menasihati jemaat yang telah menerima karya pendamaian dan sedang mengalami penganiayaan dan penderitaan karena iman mereka kepada Kristus. Kepada mereka ini, ia meneguhkan iman mereka untuk tidak meninggalkan Kristus. Mengapa nasihat ini begitu penting? Rupa penganiayaan yang terjadi saat itu membuat beberapa orang Kristen menjadi berbalik dari iman mereka dan telah menyangkal Kristus.
Dosa karena meninggalkan iman kepada Kristus dengan sengaja memiliki kerugian yang sangat berat. Ketika seseorang telah memiliki dan mengalami kebenaran tentang pengampunan serta keselamatan, kemudian ia mencampakkannya, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa tersebut (26). Ia akan melawan dengan penghakiman Allah dan kematian yang mengerikan. Penulis Ibrani menyimpulkan dalam sebuah kalimat: “Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang” (10:31). Oleh karena itu penulis surat Ibrani menasihati jemaat untuk bertekun dan jangan pernah melepaskan kepercayaan mereka kepada Kristus karena ada upah besar yang sedang menanti mereka (ayat 35).
Pada akhir nasihatnya, penulis surat Ibrani memberikan penghiburan bahwa Allah akan meneguhkan iman mereka untuk bertahan di dalam segala kesulitan: “Tetapi orang-Ku yang benar-benar akan hidup oleh iman, dan harus mengundurkan diri, maka Aku tidak akan berkenan kepadanya. Tetapi kita orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup ”(10: 38-39). Saat kita percaya dan beriman kepada Allah dengan sepenuh hati, maka Allah menguatkan dan menolong kita menghadapi penderitaan dan kesulitan, dan iman kita tidak gugur. Karena itu tetaplah percaya kepada Kristus, walau kesulitan dan penderitaan sedang kita alami saat ini.
(Tonci Babys)

Komentar
Posting Komentar