Tuhan Yesus Sumber berkat
Ayat Firman
Yeremia 14: 22
Pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?
1 Yohanes 5: 11
Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.
“Hanya Dia; hanya Tuhan”. Kalimat ini terdengar sangat sederhana. Namun, ini merupakan ungkapan dan pengakuan akan kedaulatan mutlak akan Tuhan bahwa hanya Dia sajalah satu-satunya yang layak disembah, yang berkuasa dan sumber segala sesuatu. Firman Tuhan pada hari ini dari Yeremia 14:22, dalam konteks bangsa Israel pada zaman nabi Yeremia mengalami kemerosotan rohani dan seringkali berpaling kepada ilahilah dunia. Mereka mencari berkat pertolongan dari patung-patung buatan tangan manusia, seola-olah berhala-berhala itu mampu memberi mereka hujan dan berkat. Untuk itu Yeremia dengan tegas mengingatkan mereka bahwa: “Bukankah hanya Engkau saja, ya TUHAN Allah kami, Pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?” Ayat ini mengingatkan dan meneguhkan iman setiap umat Tuhan bahwa hanya kepada Dia sajalah, kita berharap dan percaya. Hanya Dia sumber berkat dan pertolongan kita. Bukan pada hal-hal yang sementara dan fana di dunia ini, seperti kekayaan, jabatan, kesuksesan dan lain sebagainya. Tetapi “Hanya Dia” satu-satunya Pribadi yaitu Allah, yang berkuasa dan memberi pengharapan atas hidup umat-Nya, terlebih di tengah-tengah kehidupan umat yang penuh dengan persoalan.
Di dunia ini, ada banyak berhala-berhala atau ilah-ilah modern (dapat berupa: uang, hobby, hawa nafsu, kesenangan, teknologi) yang membuat kita dapat melupakan Tuhan. Ada banyak tantangan dan persoalan (berupa masalah: sakit penyakit, ekonomi, keluarga, sosial, lingkungan, dll.) yang dapat membuat kita tidak lagi memiliki pengharapan. Ada banyak hal yang dapat membuat kita tidak lagi bergantung kepada Tuhan. Contohnya, kesombongan: ketika kita merasa sudah cukup tanpa Tuhan; keterikatan kita kepada hal-hal yang duniawi dan fana dan lain sebagainya. Untuk itu, Allah menyatakan pengharapan kekal itu bahwa Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Ayat ini, bukan lagi berbicara tentang kebutuhan fisik seperti hujan, melainkan kebutuhan rohani kita yang paling mendasar yakni hidup yang kekal. Hanya dalam Yesus, kita diberikan jaminan dan kepastian akan hidup.
Inilah kabar baik dan sukacita bagi kita. Tuhan telah menjadi pengharapan dan sumber kehidupan yang kekal bagi kita. Sesuatu yang tidak dapat diberi bahkan diusahakan oleh siapapun, selain “hanya oleh DIA”, yaitu Bapa dalam Tuhan Yesus Kristus. Ingat, hanya Tuhan sumber segala berkat bagi kita baik secara fisik maupun secara rohani. Percayalah hanya kepada DIA dan alamilah berkat-Nya.
(Tonci Babys)
Komentar
Posting Komentar